Cara mengawinkan kucing

Cara Mengawinkan Kucing

Diposting pada

Bismillahirrahmanirrahim, Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling digemari dan diminati orang-orang Indonesia. Setelah mempunyai seekor kucing, biasanya pemilik juga ingin mempunyai keturunannya. Kamu mau kucing kesayangan kamu punya keturunan juga? Maka kamu harus tahu dulu cara mengawinkan kucing yang benar agar cepat hamil.

Biasanya pemilik kucing ras tertentu seperti persia atau anggora ingin menjodohkan kucingnya dengan kucing dari ras yang sama untuk mempertahankan ciri khas atau kecantikannya. Walaupun kucingnya merupakan kucing dari ras tertentu, cara mengawinkannya tidak jauh berbeda. Misalnya cara mengawinkan kucing persia juga mirip-mirip seperti mengawinkan kucing liar.

Cara Mengawinkan Kucing Agar Hamil

Mengawinkan kucing bukan hal yang mudah tapi juga tidak terlalu sulit. Hal utama yang harus kamu lakukan adalah mempertemukan dan mendekatkan kedua kucing sampai mereka menemukan kecocokan sehingga bisa kawin. Hanya saja dengan syarat kedua kucing sama-sama sedang berada didalam masa birahi.

Namun, biasanya akan lebih susah untuk mengawinkan kucing galak karena susah didekati. Kamu harus benar-benar sabar dalam mempraktikan cara mengawinkan kucing galak karena sifatnya yang memang lebih sensitif dibandingkan kucing biasa.

Dan langsung saja, berikut cara mengawinkan kucing yang belum pernah kawin.

Baca juga: Ciri kucing hamil

1. Jaga Kondisi Kucing Agar Tetap Sehat

Pastikan bahwa kucing peliharaanmu dalam kondisi yang sehat, begitu juga dengan calon mempelai kucingnya. Kucing tidak akan bisa kawin jika sedang sakit atau stres. Oleh karena itu, agar bisa mengawinkan kucing pastikan kamu menjaga kondisi kedua kucing tetap sehat.

2. Beri Makanan-Makanan Bergizi

Ketika kamu berencana mengawinkan kucing peliharaanmu, maka mulai beri ia makanan-makanan yang sehat dan bergizi sesuai kebutuhan. Selain itu, kamu juga harus mengajaknya bermain secara rutin agar kucing terhindar dari stres dan dalam mood yang baik.

Apabila kucing dalam keadaan sehat, mempunyai mood yang baik dan merasa senang, maka siklus tubuhnya juga dalam kondisi yang normal. Siklus tubuh yang normal dan alami termasuk dengan siklus kawin dan birahinya.

3. Ketahui dan Pahami Ciri-Ciri Birahi Kucing

Kucing pejantan biasanya lebih mudah mencapai masa birahi, sementara itu kamu harus berusaha agar kucing betinanya juga sedang berada dalam keadaan birahi atau berhasrat. Kucing betina akan memasuki masa birahi atau masa kawin ketika berumur 5 sampai 9 bulan dan ketika bobot badannya mencapai berat lebih dari 2,5 kg.

Ciri-ciri kucing betina birahi adalah sering mengeong, bergulung-gulung di lantai, terlihat lebih manja dan minta perhatian lebih, dan ketika ada kucing jantan lewat, si betina akan berjalan ke sana kemari guna menarik perhatian.

4. Mengatur Jadwal Perkawinan

Pada saat kedua mempelai kucing sudah dalam masa birahi, maka tentunya kamu bisa mengatur jadwal untuk segera mempertemukan keduanya. Pada umumnya, kucing peliharaan lebih mudah untuk dikawinkan. Hal ini karena kawin memang sudah menjadi siklus atau kebutuhan alami sebuah kucing peliharaan. Berbeda dengan kucing liar yang sifatnya saja lebih susah untuk dijinakkan.

5. Pendekatan Kedua Kucing

Cara mengawinkan kucing yang belum pernah kawin atau yang baru kenal membutuhkan proses pendekatan. Jangan langsung taruh keduanya di satu tempat yang sama dengan maksud mengawinkan, karena bisa jadi mereka malah akan bertengkar dan melukai satu sama lain.

Pertemukan kedua kucing terlebih dahulu dan perkenalkan secara pelan-pelan. Biarkan mereka saling melihat dan berkenalan satu sama lain lebih dulu.

6. Letakkan Dalam Satu Tempat

Setelah melalui proses perkenalan dan kedua kucing dirasa sudah cukup kenal, maka sekarang saatnya meletakkan mereka berdua dalam satu tempat atau area. Untuk tahap awal, letakkan kucing jantan dan betina di tempat yang berbeda, tapi masih berdekatan. Biarkan mereka berdua untuk saling tatap dan mulai mengenal lebih dalam lagi satu sama lain.

Lakukan cara ini pada jam 8 atau 9 pagi, karena di pagi hari kucing masih merasa segar dan jauh dari stres. Biarkan mereka begitu kurang lebih selama 3 atau 4 jam. Tempat yang dimaksud adalah ruangan atau area yang sama, namun tidak satu kandang.

7. Biarkan Mereka Saling Mengenal Secara Alami

Pada tahap permulaan biasanya salah satu mempelai akan melakukan penolakan dengan cara “jual mahal” yang biasanya dipraktikkan oleh sang betina. Penolakan ini biasanya berupa mengeram atau mengeong. Ini adalah hal yang wajar, jadi tetap biarkan sampai mereka mulai tenang perlahan dan berkenalan secara langsung.

8. Biarkan Mereka Saling Mengejar

Setelah mulai tertarik, umumnya kucing jantan akan mulai mengejar kucing betina untuk mengekspresikan rasa sukanya. Sementara itu kucing betina terkadang butuh proses yang lebih lama sampai ia punya mood yang baik untuk berkawin.

9. Pisahkan Kucing Sementara

Setelah kedua mempelai kucing puas saling mengenal seharian, pisahkan mereka berdua di sore hari. Caranya letakkan kucing betina di dalam ruangan yang tidak bisa dijangkau oleh sang jantan. Kemudian lepaskan kucing jantan sendiri di ruangan terbuka, tapi jangan sampai ia bisa bertemu dengan calonnya. Hal ini dilakukan guna memunculkan rasa rindu di antara mereka berdua.

10. Kenali Ciri Kucing Jika Sudah Saling Tertarik

Ketika kedua kucing sudah saling mengenal satu sama lain dan sudah punya ketertarikan, seharusnya mereka akan saling menarik perhatian dan mencari satu sama lain dengan maksud untuk segera berkawin. Maka pada tahap ini tujuan memisahkan kedua kucing yang akan dikawinkan bisa dibilang berhasil. Sehingga pada esok hari ketika dipertemukan lagi, mereka semakin dekat satu sama lain dan sudah punya rasa yang sama.

11. Pertemukan Kucing Lalu Pisahkan Lagi

Sesudah dikurung dan dipisahkan selama 1 malam, keesokan harinya pertemukan kedua kucing kembali. Apabila kamu mendapati mereka saling mendesah dan kucing jantan mulai mengendus-endus pantat betina, maka mereka sudah mau berkawin.

Segera masukkan mereka ke dalam satu ruangan yang sama, kemudian biarkan mereka untuk kawin secara alami. Jika mereka berdua kesusahan kawin karena ekor betina yang menutupi, bantu mereka dengan cara menaikkan sedikit ekor kucing betina. Tapi tenang saja, karena peristiwa seperti ini jarang terjadi.

Setelah kucing kawin, pisahkan kembali mereka berdua agar rasa rindu membuat mereka mau berkawin lagi. Pisahkan kedua kucing selama 2 sampai 4 jam, kemudian pertemukan lagi dan lakukan proses-proses mengawinkan di atas lagi.

Baca juga: Cara melatih kucing agar nurut

12. Lakukan Cara Ini Minimal 3 Hari

Kucing peliharaan bisa berkawin sebanyak 3 sampai 5 kali sehari. Lakukan cara-cara mengawinkan di atas berturut-turut setidaknya selama 2 sampai 3 hari jika kamu menginkan kucing peliharaanmu bisa segera hamil.

Apabila kucing sudah mencapai siklus alami dan selesai berkawin, sedikit demi sedikit hasrat serta birahinya akan mulai menurun dengan sendirinya. Apalagi jika kucing betinanya sudah hamil. Ketika sudah hamil, kucing betina tidak akan mau didekati dan dikawini lagi oleh kucing jantan.

Sampai tahap ini kamu sudah berhasil menjalankan dan mempraktikan cara mudah mengawinkan kucing agar cepat hamil. Begitulah cara yang bisa kamu coba untuk mendaptkan keturunan dari kucing peliharaan kesayanganmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *