Cara Membersihkan Kaca Aquarium

Diposting pada

Bismillahirrahmanirrahim, Cara membersihkan kaca aquarium – Bagi Anda yang hobi memelihara ikan hias, aquarium adalah media yang paling utama diperlukan. Kebersihan aquarium sangatlah penting untuk Anda perhatikan. Karena banyaknya kerak atau lumut yang menempel pada aquarium tentu akan mengurangi nilai estetikanya.

Selain itu, kotornya aquarium juga berpengaruh pada kualitas air dan otomatis pada kehidupan ikan-ikan hias Anda. Banyaknya kerak juga membuat dinding aquarium menjadi buram, sehingga pemandangan yang indah di dalam aquarium tidak dapat Anda nikmati.

Saat ini jenis aquarium yang beredar ada dua. Pertama adalah yang berbahan kaca, dan kedua berbahan aklirik. Masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Misal dari segi bobotnya, aquarium berbahan aklirik jelas lebih ringan.

Cara Membersihkan Kaca Aquarium Kotor, Kusam Dan Berlumut

Pengetahuan cara membersihkan kaca aquarium perlu diketahui agar Anda dapat membersihkan aquarium sendiri. Karena sebenarnya membersihkan aquarium cukup mudah. Pada kesempatan ini, Sudut Hewan akan mengulas bagaimana cara membersihkan aquarium baik yang kusam maupun yang berlumut. Berikut cara atau tahapan membersihkannya.

Baca juga: Cara membuat aquascape

1. Menyiapkan Bahan

Bahan untuk membersihkan noda kaca aquarium yang membandel sangat mudah didapatkan di toko-toko dekat rumah Anda. Beberapa bahan yang biasa digunakan untuk membersihkan kaca aquarium adalah sbb:

  • Sitrun
  • Pemutih pakaian
  • Pembersih lantai
  • Pasta gigi
  • Soda api
  • Cuka
  • Cairan pembersih kaca aquarium

Bahan-bahan diatas bisa Anda pilih mana yang mudah didapatkan. Selain bahan-bahan diatas, ada cara membersihkan kaca aquarium secara alami lainnya, yakni dengan menaruh ikan pembersih kaca dalam aquarium anda.

Ikan pembersih semisal ikan sapu-sapu sebenarnya tidak berfungsi membersihkan kerak atau lumut yang sudah banyak, namun bisa digunakan untuk mencegah timbulnya berbagai noda yang mengerak. Jadi cara bekerjanya, ikan ini akan memakan lumut-lumut yang menempel pada dinding aquarium.

Perlu Anda ketahui, bahwa tidak semua ikan yang kita pelihara sangat toleran dengan ikan sapu-sapu. Jadi perlu diperhatikan juga jenis ikan apa yang kita pelihara sehingga bisa dikombinasikan dengan ikan pembersih.

Cara membersihkan kaca aquarium yang kusam secara alami, bisa dengan menggunakan jeruk nipis. Kandungan asam yang cukup tinggi pada jeruk nipis memiliki fungsi merontokkan kotoran atau kerak yang menempel pada dinding aquarium.

Bahan terakhir adalah air hangat. Fungsinya adalah untuk menghilangkan sisa-sisa cairan pembersih yang bisa jadi masih menempel pada dinding aquarium. Jika cairan pembersih ini tidak benar-benar hilang, maka resikonya bisa meracuni ikan yang kita pelihara.

2. Menyiapkan Alat

Untuk alat yang perlu dipersiapkan cukup dengan sikat dengan bulu-bulu setengah kasar. Jangan terlalu kasar karena akan menggores permukaan kaca atau aklirik.

3. Kosongkan Aquarium

Tahapan pertama yang harus Anda lakukan tentu saja memindahkan semua isi aquarium ke tempat yang aman. Ikan, tanaman dan pernak-pernik hiasan bisa Anda pindahkan ke aquarium lainnya atau cukup dengan baskom yang ukurannya cukup besar. Air dalam aquarium juga harus Anda buang.

4. Bersihkan Dengan Bahan Yang Sudah Disiapkan

Berikan bahan-bahan yang sudah Anda persiapkan ke permukaan dinding aquarium bagian dalam. Gunakan sikat untuk meratakan bahan. Lalu gosok secara perlahan dan merata ke seluruh permukaan. Jika dirasa ada bagian permukaan aquarium yang tidak kusam alias masih bening, maka Anda bisa melewatkannya.

5. Diamkan Beberapa Saat

Jika Anda sudah meratakan bahan dan menggosok permukaan aquarium, maka tungguhlah bahan-bahan tadi bereaksi terlebih dahulu, lama menunggu sangat tergantung pada jenis bahan yang digunakan. Jika Anda menggunakan cairan pembersih lantai, maka waktu menunggu bisa lebih cepat dibandingkan jika Anda menggunakan bahan selainnya. Rata-rata tunggulah sekitar 20-30 menit. Sambil menunggu, Anda bisa menyiapkan air hangat untuk bilasan pertama.

6. Membilas

Tahapan ini dilakukan dua tahap. Tahap pertama, Anda harus membilas dengan air hangat. Sedangkan tahap kedua dengan air suhu normal. Perlu Anda ketahui bahwa cara membersihkan kaca aquarium yang berlumut secara efektif adalah dengan mengguyurkan air hangat pada dinding aquarium.

Dengan begitu lumut-lumut akan mudah lepas dari dinding aquarium. Jadi setelah bahan-bahan tadi sudah bereaksi, maka bilaslah dengan menggunakan air hangat. Sambil dibilas dengan air hangat, gunakan sikat untuk memastikan sisa-sisa bahan pembersih bisa hilang sempurna.

Untuk tahap kedua, gunakan air bersih dengan suhu normal. Selain berfungsi membantu menghilangkan sisa-sisa bahan pembersih yang sudah rontok, juga menormalkan suhu permukaan aquarium secara cepat. Sehingga Anda bisa segera menggunakan aquarium tersebut.

7. Teliti Kembali dan Lakukan Tahapan Pembersihan Ulang Jika Diperlukan

Tahapan terakhir adalah mengecek kembali setelah aquarium sudah kering. Biasanya kita tidak dapat melihat kusamnya kaca aquarium jika dalam kondisi basah, sehingga perlu menunggu hingga kering baru bisa melihatnya. Jika masih ada area yang kusam, maka lakukan langkah permbersihan sekali lagi sampai benar-benar noda kusam tersebut hilang.

Selain cara diatas, Anda bisa membersihkan kaca aquarium tanpa dikuras. Cara ini dikhususkan bagi Anda yang tidak cukup waktu untuk melakukan tahapan pengurasan aquarium. Berikut cara-caranya.

Cara Membersihkan Kaca Aquarium Tanpa Dikuras

1. Menggunakan Ikan Pembersih Kaca

Dengan memelihara ikan pembersih kaca di dalam aquarium Anda, maka Anda sebenarnya tidak perlu repot lagi untuk membersihkan kaca aquarium dengan cara mengurasnya terlebih dahulu. Namun cara seperti ini hanya efektif untuk pencegahan atau sebelum aquarium Anda mulai kusam.

Jika Anda dari awal tidak memelihara ikan pembersih, sedangkan kondisi dinding aquarium sudah parah kusamnya, maka langkah menguras adalah hal yang pasti.

Baca juga: Cara membuat kolam ikan

2. Menggosok Dengan Spon

Cara membersihkan yang satu ini membuat Anda tidak perlu mengurasi isi aquarium. Anda cukup gunakan spon dan menggosok bagian-bagian yang dirasa kusam atau ada lumut. Lakukan secara perlahan agar ikan hias Anda tidak stress karena perubahan-perubahan arus air karena gerakan tangan Anda.

Cara ini ada kelemahan, yakni hanya cocok jika kotoran yang menempel pada permukaan aquarium tidak terlalu banyak dan mengerak. Karena jika sudah mengerak, maka tidak ada jalan lain selain menggunakan bahan-bahan pembersih.

Sehingga Anda harus membersihkan dengan spon secara berkala agar kotoran-kotoran yang menempel tidak terlalu menumpuk banyak.

Beberapa cara untuk membersihkan kaca aquarium diatas dapat Anda lakukan sendiri karena bahan dan caranya sangat mudah dilakukan.

Perlu Anda perhatikan, umumnya membersihkan kaca aquarium adalah bagian dalamnya, sedangkan bagian luarnya jarang sekali dibersihkan. Padahal bisa saja tampak kusam disebabkan kotoran yang menempel pada dinding aquarium bagian luar.

Sehingga secara rutin Anda juga perlu membersihkan permukaan luar aquarium. Caranya sangat mudah, Anda gunakan kain kanebo untuk membersihkan, menggosok sekaligus membilasnya. Jika memang ada kotoran yang cukup membandel, Anda bisa menggunakan salah satu dari bahan-bahan diatas.

Misal Anda bisa menggunakan jeruk nipis dengan cara membelah jeruk nipis dan gunakan bagian dalam jeruk nipis untuk digosokkan ke permukaan aquarium. Setelah itu lap dengan kain kanebo yang sudah dibasahi.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *