Harga ikan lele

Harga Ikan Lele

Diposting pada

Bismillahirrahmanirrahim, Harga ikan lele – Ikan lele merupakan jenis ikan air tawar. Di berbagai daerah Indonesia, sangat mudah untuk menemukan ikan lele. Dan banyak sekali jenis ikan lele di sini. Jadi kepopuleran ikan lele di masyarakat Indonesia sudah tak diragukan lagi.

Beberapa waktu yang lalu, harga ikan lele sempat naik. Faktor yang mempengaruhi naiknya harga tersebut adalah jarak tempuh yang jauh antar peternak lele ke pengepulnya dan kendaraan yang digunakan.

Selain harga ikan lele per ekor murah, protein yang terkandung di dalamnya juga sangat baik bagi kesehatan tubuh. Itulah mengapa ikan lele merupakan salah satu ikan konsumsi yang paling digemari masyarakat Indonesia.

Selain kandungan protein, berbagai vitamin juga ada di dalam tubuh ikan lele, salah satunya adalah vitamin D yang baik untuk perkembangan dan kesehatan tulang manusia. Jika kamu sering mengkonsumsi ikan lele, maka kamu pasti dapat merasakan manfaatnya.

Harga ikan lele per kilo berbeda-beda tiap daerah. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan cuaca masing-masing daerah. Apalagi faktor cuaca sangat mempengaruhi usaha budidaya ikan lele.

Baca juga: Umpan mancing ikan lele yang jitu

Jenis-Jenis Ikan Lele

Jenis-jenis ikan lele dan harganya

Di Indonesia tidak hanya terdapat 1 jenis lele saja, ternyata ada beragam jenis ikan lele. Berikut masing-masing jenis ikan lele dan penjelasannya.

1. Ikan Lele Lokal

Jenis ikan lele yang pertama adalah lele lokal. Ikal lele yang berasal dari special Clarias Batrachus ini merupakan spesies asli dari perairan Indonesia. Sampai saat ini, peminatnya banyak sekali karena dagingnya yang terbukti gurih dan tidak mengandung banyak lemak.

Namun sayangnya ikan lele lokal mempunyai kelemahan, yaitu pertumbuhannya yang lambat. Hal tersebut dirasakan oleh peternaknya. Untuk mendapatkan ikan lele dengan berat 500 gram mereka butuh waktu hampir sekitar 1 tahun lamanya.

2. Ikan Lele Dumbo

Ikan lele dumbo pertama kali diperkenalkan di Taiwan pada tahun 1985 dulu. Jenis ini merupakan pesaing berat ikan lele lokal. Hal tersebut karena ikan lele dumbo mempunyai beberapa kelebihan. Setidaknya berikut beberapa kelebihan ikan lele dumbo.

  • Tahan penyakit
  • Pertumbuhan yang cepat
  • Bisa dipijahkan sepanjang tahun
  • Pakannya lebih efisien
  • Laju produksi telur besar

Namun, sayangnya ikan lele dumbo ini juga mempunyai kekurangan. Dibandingkan dengan ikan lele lokal, dagingnya masih kurang enak dan cenderung bertekstur lembek.

3. Ikan Lele Sangkuriang

Ikan lele sangkuriang merupakan jenis lele yang berasal dari lele dumbo. Jenis ini merupakan hasil perkawinan silang balik atau back cross dari ikan lele jenis dumbo.

Dilihat dari segi produktivitasnya, lele sangkuriang dinilai lebih menguntungkan jika dibudidayakan. Karena selain lebih produktif, ikan lele sangkuriang juga memiliki harga yang selalu di atas ikan lele dumbo.

Saat ini, ikan lele sangkuriang dibanderol sekitar Rp. 20.000 hingga Rp. 25.000 per kilo di daerah Jakarta. Mungkin akan terdapat selisih perbedaan harga di tempat lain.

4. Ikan Lele Phyton

Asal usul ikan lele phyton terbilang unik. Pada awalnya muncul masalah saat peternak ikan lele di Pandeglang mengeluh adanya kematian massal pada benih lele mereka. Kemudian para peternak berinisiatif untuk menyilangkan betina lele Thailand dengan pejantan lele dumbo F6. Hasilnya adalah ikan lele jenis phyton ini. Kelebihan lele phyton ini adalah tahan terhadap cuaca yang dingin.

5. Ikan Lele Masamo

Ikan lele masamo bukan sembarang lele. Lele yang dikembangkan oleh pabrikan pakan ikan di daerah Mojokerto ini merupakan hasil dari 7 genetik strain lele yang berasal dari berbaga negara.

Karena keunikannya tersebut, lele masamo memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Pakannya lebih efisien
  • Lebih tahan terhadap penyakit
  • Waktu pertumbuhan lebih cepat

Yang membedakan lele masamo dengan jenis lele lainnya adalah ciri-ciri unik di kepalanya. Kepalanya berbentuk seperti sepatu pantofel yang agak lonjong. Lalu ada juga tonjolan di bagian tengkuknya. Karena berbagai keunikan dan keunggulannya, harga lele ini bisa lebih mahal 2-4 kali lipat dibandingkan lele lain.

6. Ikan Lele Mutiara

Ikan lele mutiara adalah salah satu jenis ikan yang sedang naik daun saat ini. Para pembudidaya ikan menyukai jenis ikan ini.

Lele mutiara merupakan hasil perkawinan silang antara strain lele phyton, dumbo, mesir dan sangkuriang. Hasil perkawinan itu menghasilkan ikan lele dengan kualitas mutu tiada tara ini.

Sehingga ikan lele mutiara mempunyai beberapa keunggulan, diantaranya:

  • Daya tahan kuat terhadap penyakit
  • Dalam hal pakan, lebih efisien
  • Laju pertumbuhan yang tinggi. 10% sampai 40% lebih cepat dibandingkan pertumbuhan jenis lele lain
  • Mampu beradaptasi dengan lingkungan yang baru
  • Produktivitas terbilang tinggi, sehingga masa panenya lebih cepat

Keunggulan-keunggulan di atas membuatnya menjadi salah satu jenis ikan lele terbaik sekarang-sekarang ini. Sebagai pengetahuan saja, ikan lele mutiara ini merupakan hasil pengembangan oleh BPPI Sukamandi Subang, Jawa barat.

7. Ikan Lele Albino

Ikan lele albino adalah jenis ikan lele yang memiliki kelainan pigmen pada kulitnya sehingga warna kulitnya putih semua. Karena keunikannya tersebut, lele albino juga biasa disebut lele bule.

Jenis ini bukan untuk dikonsumsi, melainkan dijadikan ikan hias atau dipelihara di dalam aquarium. Sebagai ikan hias, tentu harganya jauh lebih mahal dibandingkan harga lele pada umumnya. Harga 1 ekor lele albino bisa mencapai Rp. 800 ribu.

Faktor sulit dan jarangnya yang membudidayakan ikan lele ini merupakan alasan utama mengapa harganya bisa sangat tinggi. Selain itu, membudidayakan ikan lele albino juga membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Baca juga: Harga bibit lele

Harga Ikan Lele Terbaru di Pasaran

Bulan lalu, ikan lele di pasaran memiliki harga yang sangat terjangkau, berkisar mulai dari Rp. 16.000 sampai Rp. 20.000 per kilo nya.

Karena murahnya harga tersebut, membuat banyak petani ikan lele berheni melakukan usaha budidayanya. Harga yang murah tersebut dianggap berbanding terbalik dengan biaya perawatan budidaya ikan lele yang cukup banyak.

Bahkan dulu harga lele sempat jatuh ke angka Rp. 14.000 – Rp. 18.000 yang berakibat pada berhentinya usaha budidaya ikan lele. Harga tersebut sangat tidak sebanding dengan proses budidayanya. Saat sudah masuk ke para pengepul ikan, harga lele akan langsung naik. Bisa mulai dari Rp. 22.000 sampai Rp. 30.000.

Sementara harga ikan lele kecil untuk bibit berukuran 3-5 cm berada di angka Rp. 185/ekor. Untuk lebih lengkapnya, silahkan lihat tabel daftar harga ikan lele di berbagai daerah berikut.

DaerahHarga PengepulHarga Konsumen
PalembangRp. 17.000Rp. 25.300
MalangRp. 17.300Rp. 25.500
PatiRp. 17.500Rp. 25.500
JogjaRp. 16.000Rp. 23.000
PemalangRp. 16.900Rp. 25.500
RiauRp. 17.200Rp. 26.500
CirebonRp. 17.800Rp. 25.500
BandungRp. 18.000Rp. 25.500
MakassarRp. 18.000Rp. 25.200
JakartaRp. 19.000Rp. 25.000
PontianakRp. 18.000Rp. 26.000
LampungRp. 17.500Rp. 24.500
BanyumasRp. 18.000Rp. 25.500
GorontaloRp. 18.000Rp. 26.600
MedanRp. 16.000Rp. 24.600
BontangRp. 16.000Rp. 26.500
IndramayuRp. 17.500Rp. 24.400
SidoarjoRp. 17.500Rp. 25.500
LombokRp. 18.500Rp. 24.000
BatamRp. 19.000Rp. 25.000
AcehRp. 17.000Rp. 24.500
MadiunRp. 17.400Rp. 25.500
SurabayaRp. 19.000Rp. 25.500

Harga di atas adalah harga rata-rata pada tiap-tiap daerah di Indonesia. Tentunya harga bisa saja berubah sewaktu-waktu karena berbagai faktor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *