Harga ayam brahma indukan

Harga Ayam Brahma

Diposting pada

Bismillahirrahmanirrahim, Harga ayam brahma – Pada zaman dulu, ayam brahma sebenarnya merupakan jenis ayam petelur dan pedaging. Karena postur tubuhnya yang besar dan tinggi, kemudian juga produktivitasnya yang tinggi dan dagingnya yang besar juga.

Namun seiring waktu berjalan, masyarakat mulai mengenal dan menyadari keindahan yang dimiliki ayam brahma. Karena keindahan pada bulunya, di beberapa negara termasuk Indonesia, kini ayam brahma dipelihara sebagai ayam hias.

Ayam brahma berasal dari negara India. Ini sudah jelas tercermin dari namanya “Brahma” yang diambil dari kota asalnya, yaitu kota Brahmaputera.

Keindahan penampilan fisiknya sebanding dengan harga ayam brahma yang cukup tinggi. Semakin dewasa ayam brahma maka harganya juga akan semakin mahal. Jadi bisa diambil kesimpulan bahwa harga ayam brahma dewasa lebih mahal daripada harga ayam brahma anakan.

Ciri-Ciri Ayam Brahma

Harga ayam brahma anakan

Ayam brahma dikenal dengan postur tubuh yang tinggi besar. Konon katanya, tinggi tubuh ayam brahma jauh melebihi ayam kampung. Seekor ayam brahma dewasa bisa mempunyai tinggi mencapai 70 cm.

Sementara itu ayam kampung jantan dewasa hanya mampu mencapai tinggi 40 cm. Apabila dibandingkan, tentu tinggi ayam brahma dewasa hampir 2 kali lipat lebih dari tinggi ayam kampung dewasa.

Tidak hanya tingginya saja, bobot ayam brahma juga jauh lebih besar. Ayam brahma dengan usia dewasa bahkan mampu mencapai berat 7 kg. Di samping postur tubuhnya tersebut, bulu lebat ayam brahma juga merupakan daya tarik miliknya tersendiri.

Baca juga: Harga ayam serama

Pakan Ayam Brahma

Karena karakteristik bersahabat yang dimilikinya, maka kamu bisa memelihara ayam brahma ini baik di kandang maupun dilepas di alam terbuka. Apabila ingin memeliharanya di kandang, maka kamu harus menggunakan kandang yang sedikit lebih besar dan luas bila dibandingkan dengan kandang ayam biasa.

Sementara itu, dari segi pemeliharaannya hampir sama saja dengan ayam biasa pada umumnya. Ayam brahma merupakan jenis unggas yang mudah mencerna beragam macam makanan. Pakan ayam hampir sama juga dengan pakan ayam kampung. Berikut beberapa pakan ayam brahma yang bisa kamu gunakan.

  • Dedak
  • Voer/BR
  • Jagung giling
  • Bekatul
  • Beras merah

Supaya pertumbuhan dan perkembangan ayam brahma semakin baik, maka kamu juga perlu memberikannya tambahan pakan dengan kadungan tinggi protein. Salah satunya adalah pakan berupa sayuran. Berikut beberapa jenis sayuran yang sangat baik jika dikonsumsi ayam brahma sebagai pakan tambahan.

  • Kubis
  • Eceng gondok
  • Sawi
  • Kembang kol

Selain cara pemeliharaannya yang tidak terlalu khusus dan cukup mudah, ayam brahma juga mampu beradaptasi di wilayah dengan iklim panas. Seperti di negara Arab atau Qatar. Ayam ini bisa berkembangbiak serta beradaptasi dengan baik di dua wilayah tersebut.

Produktivitas Ayam Brahma

Masa perkawinan ayam brahma adalah pada saat ia berusia 8 bulanan. Pada waktu tersebut ayam brahma betina akan mulai bertelur. Dan apabila dierami oleh indukannya sendiri, ayam brahma mampu bertelur dengan jumlah mencapai 15 sampai 18 telur dalam sekali periode bertelur.

Tapi kamu juga bisa menetaskan telurnya menggunakan mesin penetas. Produktivitas ayam brahma apabila menggunakan mesin penetas bahkan bisa lebih tinggi lagi, satu kali masa bertelurnya bisa menghasilkan 40 hingga 60 butir telur.

Jenis-Jenis Ayam Brahma

Ciri khas ayam brahma selain postur tubuhnya yang besar, yaitu bulunya yang jauh lebih tebal dan lebat daripada ayam lain.

Pada awalnya hanya ada 3 jenis ayam brahma, yaitu ayam brahma dark, ayam brahma light dan ayam brahma buff. Namun seiring perkembangan kawin silang baik antara tiga jenis ayam brahma tersebut maupun dengan jenis ayam lain, maka muncul lagi jenis-jenis ayam brahma lainnya.

Sebelum membeli atau memelihara ayam brahma, alangkah baiknya kamu mengetahui dulu jenis-jenisnya. Berikut masing-masing penjelasan jenis ayam brahma.

1. Ayam Brahma Light

Jenis ayam brahma yang pertama adalah ayam brahma light. Sesuai dengan namanya, jenis yang satu ini memiliki warna bulu putih yang mudah dikenali. Selain itu ada perpaduan bintik hitam yang menyertai putihnya bulu yang dimiliki.

Perpaduan antara warna dasar putih dan bintik hitam itu terlihat sangat indah. Jenis ini merupakan jenis ayam klasik.

2. Ayam Brahma Columbian Light

Jenis yang kedua ini hampir sama dengan jenis ayam brahma light yang pertama tadi. Hanya saja, warna bulu ayam brahma columbian light lebih bersih dan lebih dominan putihnya daripada ayam brahma light biasa.

Paduan bintik-bintik hitam juga dimiliki oleh brahma columbian light. Hanya warna putihnya yang lebih bersih saja yang membedakannya dengan ayam brahma light.

3. Ayam Brahma Dark

Sesuai dengan nama yang dimilikinya, ayam brahma dark memiliki warna bulu yang dominan gelap, lebih tepatnya warna hitam. Karena warna bulunya itu, ayam brahma dark juga sering disebut ayam brahma gelap.

4. Ayam Brahma Blue

Jenis ayam brahma yang keempat ini sedikit berbeda dengan jenis ayam brahma yang di atas tadi. Walaupun namanya blue atau biru, kenyataannya ayam brahma ini tidak memiliki bulu berwarna biru, melainkan abu-abu.

5. Ayam Brahma Isabel

Keunikan yang dimiliki ayam brahma Isabel adalah balutan bulu keemasan yang menyertai bulu berwarna dasar putihnya. Sayangnya jenis brahma satu ini masih jarang terlihat di Indonesia. Dan saat ini hanya terlihat di daerah-daerah timur tengah saja.

6. Ayam Brahma Salmon

Ayam brahma salmon mempunyai tampilan fisik yang cukup nyentrik dengan perpaduan antara warna merah dan hitam pada bulunya. Karena keunggulan warna bulu yang dimilikinya tersebut, ayam brahma salmon sudah cukup terkenal di kalangan para peternak ayam Indonesia.

7. Ayam Brahma Mix Colours

Ayam brahma mix colours merupakan hasil kawin silang antara satu ayam brahma dengan jenis ayam yang lainnya. Hasilnya bisa beraneka ragam tergantung pada jenis ayam yang dikawin silangkan. Saat ini sudah banyak sekali peternak yang mencoba mengawin silangkan ayam brahma dengan ayam lainnya, sehingga hasilnya juga beraneka ragam.

Cara Merawat Ayam Brahma

Cara budidaya dan beternak ayam brahma sebenarnya cukup sederhana dan pemulapun bisa melakukannya. Namun ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebab ayam brahma mudah sekali mengalami stres.

Jika sudah mengalami stres, ia akan merontokan bulunya sehingga keindahannya berkurang. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan itu.

  1. Kandang berukuran luas.
  2. Tempatkan kandang di ruang terbuka.
  3. Berikan alas tanah di dalam kandang.
  4. Berikan pakan yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
  5. Jaga dan rawat agar terhindar dari stres dan penyakit.

Baca juga: Harga ayam bangkok asli

Harga Ayam Brahma

Jenis, umur dan ukuran ayam brahma dapat mempengaruhi harganya. Jika ingin beternak ayam brahma, disarankan untuk membeli indukannya. Karena harga ayam brahma indukan terhitung lebih murah daripada beli satu-satu secara terpisah.

Usia Ayam BrahmaHarga Ayam Brahma
1 bulanRp. 1.850.000/pasang
2 bulanRp. 2.650.000/pasang
3 bulanRp. 3.050.000/pasang
4 bulanRp. 3.670.000/pasang
IndukanRp. 10.500.000/pasang

Begitulah informasi tentang harga ayam brahma anakan, dewasa dan indukan. Setelah mengetahui harga dan jenisnya, akan lebih mudah bagi kamu jika ingin memeihara ayam brahma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *