Cara menanam buah naga

Cara Menanam Buah Naga

Diposting pada

Bismillahirrahmanirrahim, Buah naga merupakan salah satu buah yang digemari oleh banyak orang di Indonesia. Oleh karena itu banyak orang yang tertarik menanamnya dan mencari cara menanam buah naga yang benar. Buah naga masih termasuk ke dalam keluarga kaktus. Buah dengan warna cerah dan kandungan air yang cukup tinggi ini berasal dari Meksiko dan mempunyai rasa yang segar dan manis.

Selain rasanya yang lezat, buah naga menyimpan berbagai macam manfaat dan kandungan. Dengan jumlah vitamin C yang dimilikinya, buah naga bisa dijadikan sebagai ramuan pereda sariawan dan radang. Antioksidannya juga dapat menangkal bakteria jahat dan virus-virus masuk ke dalam tubuh.

Cara Menanam Buah Naga Di Pot Untuk Pemula

Menanam buah naga di pot yang benar agar cepat berbuah

Walaupun bisa ditanam di pot atau di rumah, kamu tidak bisa menanam buah naga secara sembarangan. Karena jika kamu tidak mengetahui caranya maka akan rentan mengalami rontok buah, rontok bunga, gagal penyerbukan, busuk batang bahkang hingga buah naganya mati. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui caranya terlebih dahulu sebelum kamu memulai menanam buah naga. Bagi kamu yang tertarik untuk menanam buah naga di rumah, berikut cara menanam buah naga di pot.

1. Lokasi Penanaman

Selain di lahan perkebunan, sebagai pemula kamu juga bisa menanam buah naga di rumah. Namun, pastikan bahwa rumah kamu berada di ketinggian antara 20-500 mdpl agar buah naga bisa tumbuh. Lebih baik lagi jika kondisi di sekitar rumah kering dan curah hujan di daerah kamu hanya sekitar 720 mm per tahunnya karena buah naga lebih menyukai kondisi seperti itu.

Buah naga memerlukan sinar matahari penuh. Menanam buah naga di halaman sekitar rumah yang merupakan lahan terbuka dan tanpa pelindung merupakan salah satu cara menanam buah naga agar cepat berbuah. Namun, sebaiknya kamu pastikan juga bahwa tanah di sekitar rumah kamu merupakan tanah yang bisa ditanami atau jenis tanah gembur dengan banyak kandungan hara dan bahan organik.

Jadi tempat yang paling tepat untuk menanam buah naga di rumah adalah di halaman rumah yang terkena sinar matahari langsung dengan suhu yang tidak terlalu lembap, sekitar 26-36 derajat celcius.

Baca juga: Cara menanam cabe hidroponik untuk pemula

2. Memilih Pot

Perlu kamu ketahui bahwa tanaman buah naga dapat mencapai umur 20 tahun. Maka dari itu cari dan pilihlah pot dengan ukuran yang sesuai, minimal berdiameter 40 cm dengan tinggi 40 cm.

3. Memilih Bibit Buah Naga

Salah satu hal penting dalam menanam tanaman buah naga adalah pemilihan bibitnya. Ketika akan membeli bibit, kamu perlu memilahnya dengan baik. Selanjutnya gunakan bibit yang sehat tanpa bercak. Karena bibit yang buruk hanya akan menumbuhkan pohon naga tinggi tanpa buah.

Bibit yang sudah bertunas 4 dan berumur 2 bulan atau lebih juga lebih baik. Kemudian, pilih bibit dengan tinggi minimal 50 cm. Dan bibit buah naga yang baik biasanya sudah berbuah minimal sebanyak 3 kali.

4. Membuat Tiang

Pohon naga memiliki karakteristik yang menjulang tinggi dengan batang yang tidak kokoh. Hal tersebut disebabkan karena buah naga merupakan jenis kaktus yang isi batangnya air dan bukan kayu.

Yang pertama buat dulu tiang dari kayu atau beton untuk memanjat dengan tinggi 2 meter. Jangan buat tiang terlalu tinggi, karena nantinya pohon naga malah fokus tumbuh ke atas, bukannya berbuah. Bagian atas tiang panjat bisa kamu kreasikan sendiri.

5. Membuat Media Tanam

Karena buah naga tidak tahan dengan genangan air, maka jangan buat media tanam yang sangat basah. Setelah tersiram hujan, seharusnya media tanam bisa segera kering kembali. Bahan yang harus disiapkan untuk media tanamnya ada batu bata, kapur pertanian 100 gram, kerikil, pupuk kandang, dan tanah.

Masukkan batu bata merah atau kerikil yang sudah dihancurkan kecil ke dalam pot. Hal ini bertujuan agar air tidak terlalu menggenang ketika ada di dalam pot. Kemudian masukkan tiang panjat yang sudah dibuat sebelumnya ke dalam pot. Kalau kamu menanam lebih dari 1 buah naga di dalam 1 pot, maka letakkan tiang panjat di tengah-tengah pot. Namun, kalau kamu hanya menanam 1 buah naga di 1 pot, maka tiang panjatnya bisa diletakkan di pinggir pot.

Sekarang campur tanah, pupuk kendang, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1. Setelah dicampur, masukkan campurannya ke dalam pot. Media tanam sudah jadi, sekarang siram pot yang sudah terisi media tanam. Diamkan sehari terlebih dahulu agar semua campurannya merata. Dan hari berikutnya media tanam sudah siap untuk ditanami bibit buah naga.

6. Menanam Buah Naga Di Pot

Setelah media tanam sudah siap untuk ditanami, sekarang masukkan bibit buah naga ke pot dengan kedalaman kurang lebih 10 cm saja. Setelah itu kamu harus menekan-nekan tanamannya agar lebih kokoh. Jika perlu ikat menggunakan tali raffia.

Simpan semua pot yang telah terisi bibit buah naga ke tempat yang sedikit teduh dan terhindar dari pancaran sinar matahari langsung. Biarkan sampai muncul tanda-tanda kehidupan buah naga, biasanya memakan waktu dari 1 sampai 2 minggu.

Jika sudah muncul tandanya seperti munculnya tunas baru, selanjutnya kamu harus memindahkan pohon buah naga ke tempat yang terpapar sinar matahari langsung.

7. Perawatan Tanaman Buah Naga

Selama masa pertumbuhan, siram tanaman buah naga setiap secukupnya saja, dan jangan sampai airnya menggenang. Pada musim kemarau, kamu bisa meningkatkan frekuensi penyiraman.

Selain itu, usaha penyerbukan manual yang dilakukan dengan baik juga merupakan salah satu cara menanam buah naga agar cepat berbuah. Namun, kamu harus hati-hati jika ingin melakukan penyerbukan manual, jika tidak bisa maka tidak perlu dilakukan.

Lakukan pemupukan dengan jenis pupuk kandang kotoran ayam pada awal masa pertumbuhan. Pada saat tanaman akan berbuah kamu bisa melakukan pemupukan dengan pupuk berkandungn P dan K tinggi.

Jangan lupa juga untuk selalu memangkas sulur yang terlihat tidak sehat atau yang tumbuh terlalu tinggi. Kamu juga perlu untuk memangkas tunas yang baru tumbuh jika jumlahnya sudah terlalu banyak.

Kamu juga harus rajin-rajin membersihkan rumput. Karena rumput liar bisa mengambil nutrisi yang seharusnya diambil oleh buah naga. Rumput liar juga bisa memunculkan hama bekicot atau semut. Selalu usir hama jika kamu menemukannya. Bekicot memakan tunas baru sementara semut bekerja sama dengan kutu untuk membunuh buah naga. Kamu harus membuang yang busuk atau berbercak.

Dan yang terakhir pastikan buah naga selalu mendapatkan asupan cahaya yang cukup, tidak terlalu terang maupun gelap. Jika pencahayaan alami dinilai kurang, maka kamu bisa membuat cahaya buatan.

Baca juga: Cara menanam cabe rawit untuk pemula

8. Masa Panen Buah Naga

Biasanya buah naga siap dipanen setelah berusia 10-12 bulan dari awal masa tanam. Buah naga bisa mulai kamu panen ketika muncul ciri-ciri kulit yang sudah berwarna merah mengkilap.

Setiap tiang panjat mampu menghasilkan 8 sampai 10 buah naga dengan ukuran masing-masing sekitar 500 gram. Karena umur buah naga yang dapat mencapai 15 sampai 20 tahun, maka pemanenan buah selanjutnya dapat dilakukan berkala.

Itulah tahapan dan cara menanam buah naga yang benar di pot untuk pemula dan bisa dilakukan di rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *