Cara menanam anggur dalam pot

Cara Menanam Anggur

Diposting pada

Bismillahirrahmanirrahim, Cara menanam anggur – Buah anggur memiliki manfaat kesehatan yang sangat besar bagi manusia. Kandungan polifenol dan resveratol dipercaya sebagai zat yang dapat mencegah munculnya sel kanker. Beruntunglah bagi Anda yang hidup di daerah tropis, karena anggur dapat tumbuh subur. Anggur termasuk tanaman buah yang merambat dan tumbuh di dataran rendah serta musim kemarau yang panjang.

Cara Menanam Anggur Di Pot Yang Benar

Sehingga informasi mengenai cara menanam anggur sangatlah penting bagi Anda yang memiliki hobi berkebun. Apalagi tanaman anggur ini bisa tumbuh di dalam pot sehingga Anda bisa menanamnya di rumah. Berikut kami ulas beberapa cara menanam dan merawat tanaman anggur.

1. Memilih Tempat Menanam

Cara menanam anggur merah

Tempat menanam adalah wadah atau lokasi yang digunakan untuk menanam bibit tanaman. Jika Anda ingin berkebun di rumah, maka pot adalah tempat menanam paling cocok. Cara menanam anggur dalam pot harus memperhatikan bahan dari pot tersebut. Pot yang terbuat dari tanah liat adalah yang terbaik, karena penyerapan airnya sangat baik. Juga perlu diperhatikan adalah ukuran pot, semakin besar tanaman anggur Anda, maka ukuran pot harus diganti dengan yang lebih besar.

Hal tersebut dimaksudkan agar tanaman anggur dapat tubuh dan berkembang dengan baik. Jangan lupa bahwa tanaman anggur sangat cocok di dataran rendah, misalnya cara menanam anggur hijau hanya bisa dilakukan pada ketinggian 300-800 mdpl dan memiliki curah hujan 800 mm/tahun.

Baca juga: Cara menanam bunga mawar

2. Memilih Media Tanam

Cara menanam anggur hijau

Media yang digunakan untuk menanam anggur agak berbeda dengan jenis tanaman lainnya. Anda bisa menggunakan pasir dan pupuk kandang sebagai media tanam utama. Namun, perlu Anda tambahkan tanah gambut di bagian bawah sendiri (sebelum pasir dan pupuk kandang). Tanah gambut ini memiliki fungsi agar air yang masuk dapat terjaga agar tidak langsung keluar di bawah pot.

Media tanam yang sudah dipersiapkan jangan langsung ditanami bibit anggur. Diamkan hingga dua minggu terlebih dahulu agar gulma dan bibit-bibit penyakit lainnya bisa hilang karena sinar matahari dahulu. Dengan begitu media tanamnya akan sehat dan siap untuk memberikan nutrisi bagi bibit anggur.

3. Memilih Waktu Tanam

Hal ini berkaitan erat dengan bagaimana suhu atau kondisi lingkungan dimana tanaman anggur itu ditanam. Untuk tanaman anggur ini, membutuhkan kondisi suhu yang kering dan cerah. Karena setidaknya tanaman anggur harus mendapatkan sinar matahari minimal 6 jam dalam sehari. Dari bisa kita tarik kesimpulan, bahwa saat musim kemarau adalah saat yang tepat untuk bercocok tanam anggur.

4. Menanam Bibit Anggur

Menanam bibit anggur

Cara menanam anggur yang paling baik adalah dalam bentuk bibit yang sudah siap tanam. Maksudnya adalah bibit anggur sudah melalui proses penanaman di polybag terlebih dahulu. Baru kemudian masukkan bibit anggur yang ada di dalam polybag ke pot yang sudah disiapkan. Pastikan Anda melepas plastik polybagnya agar nantinya tidak menganggu aliran air. Setelah itu tambahkan media tanam berupa campuran pasir dan pupuk kandang. Usahakan urukan pupuk dan pasir posisinya lebih tinggi dari pot.

5. Menyiram Bibit Anggur

Pasca pemberian campuran pupuk dan pasir, langkah berikutnya adalah penyiraman. Saat disirami, tanah akan menyusut. Inilah fungsinya tadi urukan tanah lebih tinggi dari pot agar saat menyusut tidak terlalu dalam. Setiap harinya Anda jangan sampai lupa untuk selalu menyirami tanaman anggur agar bisa tumbuh dengan baik. Namun, sebenarnya tanaman anggur ini biasa hidup di lingkungan tropis, sehingga tidak terlalu membutuhkan air yang banyak. Sehingga Anda perlu melihat dulu tekstur tanah dalam pot.

Jika masih dalam kondisi basah atau lembab, maka Anda tidak perlu menyirami atau menambahkan air. Sebaliknya jika sudah terlihat kering, maka itulah saat yang tepat untuk menyiraminya. Dnegan begitu penyiraman bisa dilakukan dalam kurun waktu 2-3 hari sekali. Pastikan Anda memantau kondisi permukaan tanah tiap hari dan menentukan apakah perlu disiram atau tidak.

6. Meletakkan Bibit Anggur Di Bawah Sinar Matahari

Meletakkan bibit anggur di bawah sinar matahari

Kita telah mengetahui bahwa butuh minimal 6 jam tanaman anggur terkena sinar matahari. Sehingga saat meletakkan tanaman ini, jangan di dalam teras rumah atau lokasi yang tidak terjangkau sinar matahari yang cukup. Biasanya jika anda melihat kampong-kampung yang mengikuti perlombaan green and clean menjadikan anggur sebagai tanaman rambat yang dapat membuat kampong menjadi teduh. Mereka akan meletakkan tanaman anggur di luar rumah sehingga tanaman anggur mendapatkan sinar matahari yang cukup.

7. Membuat Media Rambat

Anggur adalah tanaman rambat, baik jenis anggur merah maupun hijau. Cara menanam anggur merah maupun hijau sama-sama membutuhkan media untuk perambatan. Untuk awal-awal hanya cukup dengan satu batang kayu sebagai media rambat. Kemudian Anda bisa membangun tiang-tiang diposisikan di kanan kiri jalan kampung serta diatasnya dihubungkan dengan beberapa bilah besi, maka nantinya jika tanaman anggur sudah merambat melalui tiang-tiang tersebut, kampung akan tampak lebih sejuk.

8. Pemupukan

Pemupukan tanaman anggur

Memang saat pertama kali menanam bibit anggur, media tanamnya sudah berupa pupuk. Tapi itu hanya dapat bertahan memberikan nutrisi ke tanaman sekitar 3-4 bulan. Sehingga setelah itu, perlu dilakukan pemukan lagi. Anda harus memperhatikan waktu pemupukan agar panen anggur nantinya bisa maksimal. Nutrisi tanah yang kurang bisa berakibat buruknya kualitas panen anggur nantinya baik secara kuantitas maupun kualitas.

Pupuk yang digunakan bisa jenis organik atau buatan. Jika menggunakan pupuk buatan, pastikan jenis yang digunakan sudah sangat sesuai dengan tanaman anggur. Konsultasikan kepada penjual pupuk apa jenis yang cocok dengan tanaman anggur.

9. Pemangkasan

Pemangkasan adalah hal yang harus dilakukan pada beberapa jenis tanaman, salah satunya anggur. Karena jika tidak dilakukan pemangkasan pada batang pohon, maka batang tersebut akan mati dan justru menjadi hama yang akan menyerang tunas yang baru. Dan jika pemangkasan dilakukan terlalu cepat, maka akan menghambat pertumbuhan tanaman anggur itu sendiri. Idealnya pemangkasan dilakukan setelah tananam anggur berusia sekitar 2 tahun. Dan waktu yang baik untuk pemangkasan adalah saat musim hujan atau saat tanaman menyebarkan daun-daunnya.

10. Semprotkan Hormon Perangsang

Semprotkan hormon perangsang tanaman anggur

Jika diperlukan untuk hasil yang maksimal saat panen buah anggur, adalah dengan menyemprotkan hormon perangsang. Senyawa ini dapat Anda beli di berbagai toko-toko pertanian. Lakukan penyemprotan sebulan sekali agar tanaman anggur dapat berbuah dengan cepat dan baik. Namun ini sifatnya alternatif saja, jika Anda bisa merawat tanah dan memastikan penyiraman pada tanaman yang cukup, maka buah anggur akan tumbuh dengan baik dan cepat.

Baca juga: Cara menanam kentang

Demikian berbagai tahapan atau cara menanam anggur. Anda bisa melakukannya di rumah dan menggunakan media dan tempat menanam yang mudah sekali menyiapkannya. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah kadar air dalam tanah, karena jika berlebihan akan berdampak buruk pada perkembangan tanaman anggur. Menanam anggur dalam pot punya keuntungan tersendiri dari segi bisnis, Anda tidak perlu lahan yang luas untuk usaha berkebun anggur. Sumber artikel: Sudutpc.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *