Breaking News
Remetuk Laut

Remetuk Laut

Remetuk laut merupakan jenis burung yang mempunyai suara kicauan sangat merdu. Bagi para pecinta burung kicau, tentu saja tidak asing lagi dengan jenis ini. Jika kamu gemar memelihara burung, jenis satu ini dapat menjadi pilihan terbaik untuk menambah keriuhan kicauan koleksi.

Kicauannya yang lantang serta merdu, membuat burung ini sering dijadikan sebagai “umpan” bagi jenis burung lainnya. Di beberapa tempat di Indonesia, burung ini memiliki nama yang berbeda-beda, seperti Pleci buara, Harmoni, dan Sir-sir.

Di Indonesia sendiri pleci buara sudah cukup populer. Sudah ada 5 jenis pleci buara dengan nama lokal yang diberikan, yaitu: Remetuk Bakau, Rawa, Bidadari, Kelabu, juga Timor.

Apa Itu Remetuk Laut?

Dikenal dengan nama ilmiah Gerygone sulphurea dan merupakan jenis burung paling banyak dipelihara di Indonesia. Burung ini termasuk dalam keluarga Acanthizidae, memiliki ukuran tubuh hampir sama dengan jenis burung Finch atau burung pipit.

Burung satu ini berukuran relatif kecil dengan panjang tubuh 9,5 cm. Tubuh bagian bawah berwarna kuning pucat dan menutupi bagian tunggir, dada, serta perut. Sedangkan, tubuh area atas berwarna abu-abu coklat, menutupi bagian ekor, punggung, sayap, serta kepala.

Pada umumnya, pleci buara hidup dalam bentuk berkelompok, meskipun kelompoknya terbilang kecil. Jenis satu ini banyak ditemukan pada area hutan mangrove, hutan terbuka, perkebunan karet, dan semak belukar.

Habitat aslinya yaitu hidup di dataran rendah, umumnya pada ketinggian hingga 1500 meter di atas permukaan laut. Burung jenis ini sering ditemui pada negara-negara Asia Tenggara seperti Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, serta Indonesia.

Remetuk laut juga sering ditemukan hampir di seluruh penjuru pulau Nusantara. Di Nusantara sering ditemui pada pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Biasanya perkembang biakannya terjadi pada bulan November hingga Maret.

Setelah bertelur, biasanya sir-sir membangun sarangnya dengan posisi menggantung di ranting pohon yang rimbun dan bentuknya lonjong. Sarangnya terbuat dari serabut pohon, rerumputan kering, dan lumut yang kemudian direkatkan menggunakan cawan laba-laba.

Pada umumnya satu sarang sir-sir berisi satu hingga dua butir telur. Burung jenis ini memiliki telur cukup berbeda, yaitu berwarna coklat gelap, serta sedikit kehitaman. Suara kicauan dari pleci buara cukup lantang juga merdu.

Suara kicauannya menjadi daya tarik dari jenis burung ini. Irama kicauannya sendiri memiliki beberapa nada, seperti nada rendah juga nada tinggi. Suara yang dihasilkan berupa alunan suara merdu dengan irama serta variasi nadanya cukup beragam.

Burung pleci, burung tledekan, burung anis merah, serta burung sulingan merupakan jenis burung yang biasanya dipancing dengan Golden bellied gerygone. Tidak hanya itu, masih banyak jenis-jenis lainnya yang biasa dipancing.

Bagaimana Cara Membedakan Remetuk Laut Jantan dan Betina?

Cara paling gampang untuk membedakan jantan dan betinanya, lihat pada bentuk ekornya. Namun, selain itu masih banyak perbedaan diantara keduanya. Berikut ini kami berikan daftar perbedaannya:

  1. Ciri-ciri Remetuk Laut Jantan
  • Pada bagian dada sir-sir jantan bulunya berwarna kuning pucat.
  • Bentuk tubuh sir-sir jantan lebih panjang, serta ukuran kepalanya lebih besar.
  • Sir-sir jantan lebih bertingkah aktif.
  • Suara dari sir-sir jantan terdengar lebih nyaring, panjang, juga lantang.
  • Sorot mata dari sir-sir jantan lebih tajam.
  • Warna bulu pada bagian kepala serta punggung sir-sir jantan lebih terang.
  1. Ciri-ciri Remetuk Laut Betina
  • Pada bagian dada sir-sir betina bulunya berwarna kuning terang.
  • Bentuk tubuh sir-sir betina lebih pendek, serta ukuran kepala lebih kecil.
  • Sir-sir betina lebih pasif dalam bertingkah.
  • Suara dari sir-sir betina lebih pendek, juga terputus-putus.
  • Ukuran mata dari sir-sir betina lebih kecil serta sorotannya tampak sayu.
  • Warna bulu pada bagian kepala serta punggung sir-sir betina lebih pudar.

Cara Merawat Remetuk Laut Dengan Benar

Biasanya untuk menangkap pleci buara, harus melakukan perburuan dalam hutan. Oleh karena itu, dibutuhkan perawatan ekstra karena pleci buara rentan mengalami stres kemudian berujung kematian. Kualitas kandang atau sangkar sangat mendukung proses adaptasi.

Selain itu, faktor pangan juga sangat berperan penting, sebaiknya berikan voer. Jika perawatannya benar, maka pleci buara akan menghasilkan suara yang sangat merdu. Berikut ini cara-cara dalam melakukan perawatannya:

  1. Biarkan embun mengenai pleci buara di pagi hari.
  2. Kualitas makanan sangat berpengaruh bagi pertumbuhan pleci buara, kamu bisa memberikan makanan seperti jangkrik kecil, kroto, maupun ulat kandang. Pemberian kroto cukup saat pagi juga sore hari, cukup berikan 1 sendok teh saja.
  3. Pleci buara menyukai kondisi rindang seperti di bawah pepohonan atau semak-semak. Maka dari itu, letakkan di tempat teduh. Hindarkan pleci buara dengan paparan sinar matahari langsung. Kecuali pada pagi hari sebelum jam 11.
  4. Pleci buara juga perlu dimandikan agar tetap segar dan aktif. Hal itu akan memicunya untuk terus berkicau. Cara memandikannya cukup dengan memercikkan air.
  5. Setelah dimandikan, berikan makanan tambahan seperti ulat hongkong putih, cukup dengan 1 sendok. Setelah itu, kamu bisa memancingnya agar mengeluarkan kicauan-kicauan.
  6. Latih remetuk laut untuk menirukan suara-suara lain.
  7. Saat sore hari, mandikan kembali pleci buara dengan cara sama.
  8. Pada pukul 3 sampai 5 sore, angin-anginkan pleci buara. Terkadang hewan juga bisa merasa stres jika terus-terusan berada dalam kandang sepanjang hari.
  9. Setelah itu, kembalikan pleci buara pada sangkarnya agar tetap mendapat istirahat berkualitas.
  10. Berikan kroto sebanyak 1 sendok untuk menemaninya agar tetap kenyang hingga pagi hari.
  11. Agar pleci buara terlatih dengan cepat dalam menirukan suara, cobalah untuk memberikan masteran MP3 saat menjelang pagi. Ada begitu banyak masteran MP3 tersedia dalam platform Youtube.

Kroto serta ulat hongkong merupakan jenis pakan yang baik diberikan. Namun, selain itu ada beragam pakan alami yang juga bisa menjadi alternative, tapi pemberian vitamin juga harus rutin dilakukan. Berikut beberapa pilihan pakan alami untuk pleci buara:

  • Voer
  • Jangkrik
  • Ulat bulu
  • Ulat kandang
  • Biji-bijian
  • Buah-buahan
  • Sayuran
  • Belalang

Daftar Harga Remetuk Laut

Dalam menemukan sir-sir memang cukup mudah jika kamu suka berburu. Namun, dalam perawatannya cukup memerlukan biaya. Hal tersebut bisa dijadikan alasan untuk menjadi pengusaha pleci buara, berikut harga pasarannya:

 

No. Jenis Burung Remetuk Laut Harga
1. Jantan (anakan) Rp 150.000,00
2. Betina (anakan) Rp 150.000,00
3. Jantan (bakalan) Rp 200.000,00
4. Betina (bakalan) Rp 200.000,00
5. Dewasa (gacor) Rp. 350.000,00
6. Dewasa (ngerol) Rp. 350.000,00

 

Daftar harga tersebut masih bisa mengalami perubahan karena beberapa faktor. Gacor atau kicauan yang nyaring bisa dihasilkan jika pemiliknya memberikan latihan pada sir-sir sejak anakan. Jika baru dilatih saat dewasa, biasanya remetuk laut sulit mengeluarkan kicauan.